Tiba-Tiba Beli Rak Buku di Awal Tahun
Kalau kamu baru pertama kali datang ke blog ini secara tidak sengaja, yuk kita kenalan. Aku Menak Puji, mari ke Threads-ku kalau kepingin ngajak ngobrol. Kalau di Instagram, nggak ada isinya. Udah males posting, haha.
Sepanjang tahun 2025, aku sudah mencoba untuk mulai mengaktifkan lagi hobi membaca buku yang entah sejak kapan mandek di mode dormant. Dari target membaca 100 buku yang dengan jumawanya kutulis di Threads, ternyata cuma mampu menyelesaikan kurang dari 15 judul. Agak disayangkan karena biasanya kalau sudah menetapkan target tertentu pasti selalu berusaha kucapai minimal 30% dari yang ditetapkan. Memang benar kali ya, kalau sudah jadu ibu rumah tangga dengan anak bocah yang maintenancenya 7x24 jam, namanya hobi ya harus kebanyakan ditahan-tahan. Heran deh, apa-apa kudu ditahan terus apa nggak bikin gelo nih kepala? Tapi alhamdulillah sekaliiiii... Dasarnya aku sudah biasa menghadapi tekanan (walaupun sering ngeluh juga 🤣), bisa membaca 10-an judul buku, mencoba memainkan game-game yang dulu belum pernah sempat kumainkan, dan menonton berbagai judul drama yang bagus dan seru di waktu-waktu sempit dan terbatas dalam kegiatan mengurus segala urusan rumah tangga ternyata punya poin menyenangkannya sendiri. Kepalaku nggak sibuk mikir yang aneh-aneh, nggak overthinking dengan hal-hal yang membuat mood jelek, kadang kalau sedih juga tiba-tiba kepikiran kepingin ngapain gitu, biar otak fresh. Aku justru lebih sibuk dan lebih nggak punya waktu untuk jadi mellow sama hidupku yang gini aja. Kan keren yak 😁👍
Nah, ngomong-ngomong soal buku, aku punya cerita hari ini. Rak yang kemarin kupesan datang hari ini, dan langsung kueksekusi buat dipakai jadi rak buku untuk koleksiku yang sudah setahunan ini kubiarkan terbengkalai di atas lemari anakku. Sebagian besar koleksi buku yang kupunya sebenarnya sudah pensiun masuk ke dalam kardus, tapi ada beberapa juga yang rasanya nggak rela kalau harus lapuk tersimpan ke dalam kotak penyimpanan. Jadi kuputuskan untuk beli rak aja, biar bisa dipajang di kamar. Minimal kalau mood buat membaca buku fisik datang, ya nggak usah gubrak-gubruk sana-sini. Lumayan sih ya, ada sedikit moment rapi buat kamarku yang biasanya sumpek dengan barang-barang anakku dan barang pribadiku.
Kalian yang mau ikutan beli juga ya bisa ke sini 👉 (Link produknya). Harganya murah banget aslik, ya sesuai aja sama penampakan barangnya.
Aslinya aku nggak terlalu antusias untuk beli rak buku, karena kayaknya nanggung aja kalau beli yang ukuran segini. Tapi berhubung kita ini termasuk ke dalam kaum ekonomi syulit, ya sudahlahyaaaa... Nyatanya rak buku ini cukup kuat untuk nampung buku-buku kesayanganku. Memang sih, demi keamanan kupilih dua rak paling bawah untuk jadi tempat koleksiku disimpan, sementara bagian atas untuk perabotan lain. Aku punya rencana untuk beli lemari laci mini yang ukurannya pas untuk ditaruh di celah antara lemari baju dan dinding. Niatanku kalau sudah terlaksana, perabotan-perabotan yang kutaruh di rak buku ini bakal kupindahkan, jadi rak buku itu bakal benar-benar khusus hanya untuk menampung buku.
Duh, awal tahun sudah sibuk dengan banyak keinginan ini-itu. Masalahnya, uangnya cukup nggak nih? Semoga aja ya, haha. 3 bulan lagi mau lebaran shayyyy....
Sekian dulu cerita hari ini. Sampai ketemu di postingan selanjutnya, Hubababayyyy!!
Komentar
Posting Komentar